Mengenal Penyebab Rasa Sakit Pada Penderita Gerd

Banyak muncul pertanyaan dari teman teman yang sakit Gerd, “Kenapa setelah saya merubah pola makan dengan lebih banyak makan buah dan sayuran mentah, kemudian melakukan FC dengan ketat, efeknya kadang terasa membaik di badan, namun lain waktu terasa sensasi rasa sakit menguat lagi, bahkan rasanya malah lebih parah dari sebelumnya?”.
Saya akan sharing kenapa gejala gejala tersebut muncul, faktor apa saja yang memicu munculnya gejala tersebut, tentunya berdasarkan pengalaman sendiri dan pemahaman kesehatan dari sudut pandang teori enzym yaa…

Sensasi yang ditimbulkan oleh penyakit gerd bisa terjadi karena :

DETOKSIFIKASI

Yaitu sebuah proses alami pengeluaran racun dalam tubuh oleh enzym dari sayuran dan buah. Jangan lupa bahwa buah dan sayur adalah obat, bahkan obat yang powerfull insyaallah, anugrah besar yang Allah berikan buat kita.

Proses pengeluaran racun hingga tingkat sel akan berdampak pada sensasi rasa tidak enak bahkan seringkali terasa seolah olah penyakitnya justru memburuk. Jangan khawatir apalagi panik, justru itu baik, bahwa mekanisme self healing sedang bekerja. Sensasi rasa ini berbeda pada tiap orang, bisa berupa lemas, diare, demam, gatal, pusing dll. Dan pada saat terapi dengan FC terutama di bulan-bulan awal, sensasi ini akan terus muncul, datang dan pergi dalam bentuk rasa sakit yang berbeda.

Ini adalah proses yang harus dipahami betul oleh para pelaku food combining pemula, sebab kepanikan atas beragam sensasi yang datang seringkali membuat mereka ambil jalan pintas ke dokter, agar di beri obat kimia untuk menyembuhkan sensasinya. Kenyataannya, tidak ada obat kimia yang bisa menyembuhkan gerd. Memang beberap obat akan meredakan berbagai efek rasa sakit pada penderita gerd, namun itu HANYA meredakan EFEKnya saja, serta bersifat SEMENTARA. Sumber masalah Gerd tidak akan mampu dijangkau obat obatan kimia.

Yang terjadi bahkan tubuh harus bekerja keras untuk mengkompensasi efek kimia obat tersebut dengan mengeluarkan banyak enzym pangkal. Semakin ampuh obat tersebut, berarti semakin besar efek toksiknya bagi tubuh, maka semakin boros pemakaian enzym pangkal oleh tubuh.

Padahal penderita gerd adalah orang orang yang defisit enzym pangkal didalam tubuhnya, mereka justru butuh masukan enzym sebanyak mungkin ke tubuh. Sebagai informasi, dalam teori Enzym fungsi enzym pangkal adalah untuk mengaktifkan sistem metabolisme tubuh, memperbaiki berbagai organ tubuh yang rusak. (Bisa dibaca di buku-bukunya dr. Hiromi Shinya).

Jadi gambarannya, bisa jadi dua gelas besar jus sayur murni yang kita minum, yang semestinya bisa menambah tabungan enzym kita yang nantinya akan bermanfaat untuk memperbaiki organ tubuh yang rusak, akhirnya hanya habis untuk mengkompensasi 1 butir kecil obat kimia yang kita minum. Eman eman bukan?

SALAH MAKAN

Dengan kondisi dimana banyak terjadi peradangan di saluran pencernaan (dari mulai mulut hingga anus) terutama di lambung – usus, dan juga metabolisme yang kacau akibat malnutrisi, maka ada banyak sekali makanan pantangan bagi penderita gerd.

Makanan bersantan, digoreng, tepung tepungan atau menggunakan bahan pabrikan wajib ditinggalkan dulu. Secara signifikan harus mengurangi protein hewan yang berat cerna, mengganti nasi putih dengan nasi merah atau kaSeputar GERDrbo lainnya.

Biasanya di 4 bulan pertama, sedikit salah makan aja, misal makan sepotong tempe goreng, akan berefek pada sensasi rasa sakit yang langsung muncul ditubuh. Saya pernah mencoba makan 1-2 sendok kuah bersantan, maka 20 menit setelahnya muncul reaksi panic attack dan rasa terbakar di tenggorokan dan di dada.

Namun adakalanya reaksi tidak langsung terjadi pada saat itu juga, tetapi terjadi esok atau lusa. Ini yang kadang bikin terlena teman teman penderita gerd, ngerasa makanan nggak langsung ngaruh bikin sensasi maka mulai lah pola makannya kendor lagi, akhirnya kumat lagi, mundur lagi perbaikannya. Jadi usahakan untuk fokus disiplin dengan apa yang boleh dan tidak boleh dimakan.

Pantang makanan ini sifatnya sementara kok, saat tubuh sudah mulai membaik, sudah sembuh, maka silakan sesekali cheating untuk memuaskan nafsu kuliner anda.

SALAH POLA PIKIR

Ini penting banget untuk diperhatikan. Kondisi pencernaan yang buruk pada penderita gerd akan menyebabkan perasaan mereka menjadi terganggu. Rasa gelisah, cemas, mudah panik, insomnia, akan terus mendera sampai pencernaan membaik.

Maka pahami betul penyakitnya. Berbagai buku kesehatan berbasis nutrisi seperti :
– The Miracle of Enzym dan serial lainnya (dr. Hiromi Shinya),
– The miracle of Rawfood (Prof. Dr. Hwang sung joo MD, Ph.D),
– Saya pilih sehat dan sembuh (dr Tan shot Yen),
– Pencernaan sebagai kunci hidup sehat (Alice M Sirokie),
– Food Combining itu gampang 1 & 2 (Erikar lebang)
– The Gerson Therapy ( Charlotte Gerson & Morton Walker DPM) dll
akan sangat membantu penderita gerd memahami cara kerja tubuh, dan proses memperbaikinya.

Ilmu dan pemahaman yang benar akan membongkar mindset kesehatan mereka yang lama sehingga kelak akan memiliki paradigma yang baru tentang kesehatan. Itu semua akan membuat para penderita gerd lebih yakin bahwa apa yang mereka jalani sudah benar.

Jika sudah paham dan yakin, maka goal nya tidak lagi sembuh, namun SEHAT bahagia…

Saran saya untuk survivor gerd :

Atur pola pikir anda agar selalu positif, jika bermunculan pikiran pikiran negatif (dan ini wajar bagi penderita gerd) maka sesegera mungkin alihkan dengan berbagai kegiatan yang disukai.

Kemudian jika ada masalah berusahalah untuk menghindarinya dulu, JANGAN dihadapi, mental anda belum siap. Bersikap “Luweh luweh” aja, cuek, egp, sangat efektif untuk menjaga stabilitas kondisi fisik dan psikis selama masih dalam proses perbaikan. Percayalah, setelah gerd sembuh, mental akan kembali seperti semula dan anda siap untuk kembali menjadi pejuang kehidupan sejati nantinya :grinning:

Dunia usaha yang kompetitif belum kuat saya ikuti saat masih sakit gerd, maka saya biarkan usaha saya berjalan apa adanya dulu. Selama setahun saya tinggalkan usaha tersebut, praktis semua hanya dijalankan oleh istri saya.
Terhadap anak anak saya juga tidak terlalu memikirkan pendidikannya, semua mengalir saja yang penting hepi.

Saya hanya lebih sering relaksasi, melakukan afirmasi positif kedalam diri, melakukan berbagai kegiatan yang disukai seperti menulis, membaca, saya juga membuat lahan disamping rumah untuk berkebun, menanam berbagai sayuran yang hasilnya saya konsumsi sendiri.

Kuncinya pada sikap YAKIN menjalankan prosesnya, MENERIMA penyakitnya, dan berSYUKUR atas kemajuan yang didapat sekecil apapun itu.

Dan yang utama jangan lupa untuk banyak berdoa, bersedekah dan beristighfar, banyak beribadah dan mendekat kepada Allah. Spiritual yang tinggi akan meningkatkan produksi enzym pangkal yang tentunya dengan izin Allah akan mempercepat proses penyembuhan, dan menjaga stabilitas kesehatan anda.

KARAKTER SPIRAL PENYAKIT GERD

Meski semua yang saya sampaikan di atas sudah dijaga, kadangkala tetap akan timbul sensasi fisik maupun psikis yang terus naik dan turun, maka sadarilah bahwa itu memang karakter penyakit gerd.

Saya masih ingat, saat itu awal Fc bulan Mei. Dengan berjalannya waktu kondisi tubuh mulai terasa membaik, namun di bulan Agustus justru muncul insomnia selama 4 bulan hingga bulan Desember. Selama proses tersebut sensasi juga naik turun terus bagai naik roller coaster. Kadang terasa sudah sembuh bahkan, namun tidak lama kemudian berubah, terasa sakitnya malah lebih parah dari sebelumnya.

Parameter bahwa telah terjadi perbaikan bisa dirasakan dari sensasi psikis yang mulai terasa semakin membaik, semakin soft. Dan sadarilah bahwa saat efek psikis semakin membaik, maka justru efek fisik jadi terasa lebih berat.

Kenapa?

Karena fokus pikiran yang tadinya di psikis, saat mulai membaik berubah fokus ke sensasi fisiknya. Kesadaran mulai bertambah, sehingga sudah fokus merasakan kondisi tubuh. Ini yang membuat sakit di fisik kadangkala jadi terasa lebih berat.

Baca Selanjutnya : Perbedaan Sakit Maag Dan GERD

Satu pemikiran pada “Mengenal Penyebab Rasa Sakit Pada Penderita Gerd”

  1. assalamu’alaikum pak amir, saya yanti dari cipondoh. stlh saya baca artikel diatas..spt nya menjalani FC itu hrs dibawah pengawasan ahli ya, krn kita tdk tau kpn merasakan sdh sembuh atau malah tambah parah..gmn tuh pak. Ingin mencoba tapi takut efek dektoksnya.

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: