Cupa Apel Semarang

Cuka apel merupakan salah satu herbal yang memiliki banyak kegunaan utamanya untuk kesehatan.

Dikenal sejak zaman romawi kuno, cuka apel digunakan sebagai bahan pengobatan oleh ahli kesehatan di masa lalu.

Berikut manfaat cuka apel, cara menggunakannya, serta produk cuka apel yang tersedia di Toko Herbal Mumtaz.

Jual Cuka Apel Terdekat di Semarang

Toko Herbal Mumtaz semarang menyediakan cuka apel dengan layanan COD (bayar ditempat) dan Ongkir hanya 10 ribu rupiah untuk area pengiriman kota semarang.

Anda juga bisa langsung datang ke toko kami langsung di Jl. Gondang Raya No. 4 Semarang. (lihat maps : Cuka Apel Semarang)

Toko Herbal Mumtaz juga melayani pengiriman di luar kota Semarang. Seperti, Demak, Jepara, Grobogan, Kudus, Kendal, Salatiga, Ambarawa, Ungaran. Pengiriman kami lakukan menggunakan Paxel, JNE, JNT, Wahana dan ekspedisi lainnya dengan biaya kirim menyesuaikan.

Harga Cuka Apel

Cuka Apel yang tersedia di Toko Herbal Mumtaz saat ini baru tersedia 2 merek

  • Cuka Apel Tahesta
  • Cuka Apel Kusuma

Untuk pemesanan anda bisa langsung menghubungi kami melalu WhatsApp di 0812 9118 4163 (klik nomor langsung chat WA)

Cuka Apel Tahesta

Nama Produk: Cuka Apel Tahesta
Isi bersih: 320 ml
Diproduksi oleh: PT. Tirta Sarana Sukses

Harga Cuka Apel Tahesta Rp. 50.000

Cuka Apel Tahesta merupakan cuka apel yang diproduksi PT. TIRTA SARANA SUKSES yang resmi menjadi produsen cuka apel tahesta sejak januari 2019. Poduk Tahesta telah memilki jaminan mutu produk berstandar nasional dan international dengan diperolehnya sertifikat ISO 9001:2008 dari Badan Sertifikasi Dunia Lloyd’s Register Quality Assurance (LRQA) dan sertifikasi Standard Nasional Indonesia dari KAN (Komite Akreditasi Nasional).

Hingga saat ini cuka apel tahesta masih banyak diminati dan menjadi “Market Leader” sebagai produk fermentasi apel yang kaya akan manfaat. Cuka Apel Tahesta terdaftar di BPOM RI dengan nomor MD 155713001465.

Untuk pemesanan anda bisa langsung menghubungi kami melalu WhatsApp di 0812 9118 4163 (klik nomor langsung chat WA)

Cuka Apel Kusuma

Nama Produk: Cuka Apel Kusuma
Isi bersih: 300 ml
Diproduksi oleh: PT. Mannasatria Kusumajaya Perkasa

Harga Cuka Apel Tahesta Rp. 35.000

Cuka Apel Kusuma merupakan cuka apel yang diproduksi oleh PT. Mannasatria Kusumajaya Perkasa di Kota Batu Malang. Cuka Apel Kusuma telah terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM MD : 155713034153).

Dengan khasiat yang sama seperti cuka apel lainnya, keunggulan cuka apel kusuma ini menawarkan harga yang lebih murah.

Proses pembuatan Cuka Apel

Cuka Apel merupakan minuman yang dihasilkan dari proses pelumatan apel kemudian diperas cairannya. Setelah itu, cairan yang didapatkan dari hasil pemerasan tersebut dimasukan bakteri dan ragi untuk memulai proses fermentasi alkohol. Kemudian proses fermentasi berikutnya, alkohol diubah menjadi cuka apel oleh bakteri pembentuk asam asetat (acetobacter).

Cuka apel yang dihasilkan dari proses fermentasi yang tidak sebentar ini, menyisakan komponen-komponen seperti

  • Asam asetat
  • Asam garlic
  • Katekin
  • dll.

Saat ini minuman cuka, utamanya cuka apel banyak digunakan masyakarat untuk berbagai macam kebutuhan salah satunya adalah untuk kesehatan.

Manfaat Cuka Apel

Cuka apel saat ini banyak dipakai masyarakat tentunya memiliki khasiat yang diicar. Apa saja manfaat cuka apel, berikut ulasannya.

1. Membantu mengurangi berat badan

Dilansir dari WebMD, Debbie Davis, RD, seorang ahli gizi mengatakan bahwa cuka apel dapat mengurangi atau menurunkan berat badan walaupun dalam jumlah sedikit. sebuah penelitian yang mempelajari efek jangka panjang cuka apel pada kesehatan juga menyatakan hal serupa, konsumsi cuka apel dapat membantu menurunkan berat badan, meskipun memang dalam jumlah yang sedikit.

Pada penelitian tersebut, para peserta diminta rutin konsumsi cuka apel sebelum makan besar dengan dosis 2 sendok makan setiap hari selama 4 minggu. Hasilnya berat badan mereka turun antara 1-2 kg.

Menurut para ahli, cara menurunkan berat badan yang baik dan benar adalah dengan tetap menjaga pola makan serta diringi dengan olahrga rutin dan teratur. Tidak lantas menjadikan cuka apel sebagai satu satunya cara menurunkan berat badan tanpa mengubah pola makan atau olahraga.

2. Mengendalikan kadar gula dalam darah

Bagi penderita diabetes, kadar gula dalam darah menjadi hal prioritas untuk diperhatikan. Cuka apel memiliki manfaat salah satunya adalah mengendalikan kadar gula darah. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh jurnal diabetes care menyatakan bahwa cuka apel dapat memicu sensitivitas insulin, terutama saat anda mengkonsumsi makanan- makanan yang tinggi karbohidrat.

Cuka apel dapat menc-egah terjadinya sugar rush ketika anda mengkonsumsinya sebelum makan. Sugar rush merupakan keadaan dimana gula darah melonjak tiba-tiba saat anda mengkonsumsi makanan tinggi karbohidart. Cuka apel memiliki fungsi kerja memperlambat proses pelepasan gula dari makanan ke dalam darah sehingga tidak terjadi sugar rush.

Dalam penelitian lain, menyatakan bahwa pada 19 % penderita diabetes melitus tipe 2, cuka dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Mengkonsumsi 2 sendok makan cuka apel secara rutin sebelum tidur dikatakan dapat menurunkan kadar gula penderita diabetes tipe hingga 6 persen di pagi hari.

Menurut Carol Johnston, Ph.D dari Arizona State University yang telah mempelajari cuka apel selama lebih dari 10 tahun mengatakan, cuka apel memiliki sifat antiglemik (Menghambat penyerapan karbohidrat sehingga gula darah Anda tidak meningkat secara drastis setelah makan).

3. Mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit, asam lambung dan lain-lain.

Karena sifat cuka apel yang membatasi karbohidrat, menurut Carol Johnson sebagian karbohidrat dan pati yang tidak tercerna kemudian akan menjadi makanan untuk bakteri baik yang terdapat dalam sistem pecernaan.

Cuka apel yang belum mengalami penyaringan (Biasanya cuka apel tersebut berwarna coklat keruh dan jika di diamkan akan terbentuk ampas di dalam botol), cuka apel tersebut yang disarankan untuk anda konsumsi.

Ampas yang terbentuk pada cuka apel disebut dengan “the Mother” di dalamnya mengandung kaya akan probiotik dan bakteri-bakteri baik lain yang berperan menyehatkan saluran cerna.

Jenis cuka apel seperti ini dapat membantu kerja sistem imunitas dan bagi sebagian orang, mampu mencegah sembelit semakin parah.

Tidak hanya sembelit, cuka apel juga bisa mengatasi gangguan gangguan asam lambung dan masalah perut lainnya, akan tetapi semuanya tergantung dari masing-masing orang dan penyebab terjadinya sakit.

4. Mengatasi Diare

Cuka apel merupakan hasil fementasi yang menghasilkan senyawa pektin yang membantu pertumbuhan bakteri baik di usus.

Bakteri baik dalam usus memiliki fungsi sebagai pelancar saluran cerna serta mencegah peradangan pada organ cerna.

Sumber berita di kutip dari Medical News Today, salah satu sifat cuka apel adalah sebagai antibiotik alamai yang mampu menghancurkan bakteri Ecoli dan juga Salmonella yaitu merupakan bakteri yang menjadi penyebab utama diare dan kerancunan makanan.

Cuka apel juga dapat mememperlambat proses pencernaan sehingga dapat memberikan waktu feses dapat mengeras sebelum di keluarkan.

Meskipun ada penelitian yang menyatakan bahwa bahan ini cukup efektif, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut. Pasalnya, cuka apel melalui proses fermentasi yang menghasilkan asam asetat. Asam asetat inilah yang pada beberapa orang justru dapat menyebabkan sakit perut, mulas, bahkan memperparah diare.

5. Memelihara Kesehetan Jantung

Kadar lemak dalam darah (lipid) dapat turun dengan konsumsi rutin Cuka Apel. Turunnya kadar lipid, dapat mencegah penyakit jantung yang menjadi salah satu faktor penyebab impoten pada pria.

Pada tahun 2014 sebuah studi pada tikus betina menemukan manfaat cuka apel yang serupa, yakni mampu menurunkan lemak dalam darah.

3 tahun kemudian di tahun 2017 sebuah studi menyatakan bahwa tikus jantan yang diberikan cuka apel memiliki kesehatan jantung dan pembulu darah yang lebih baik. Walaupun tikus jantan tersebut mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak, cuka apel dapat mengurangi risiko obesitas yang berkaitan dengan kesehatan jantung yang buruk.

Tikus percobaan yang mengkonsumsi cuka apel juuga cenderung tidak mengalami perubaha metabolik yang berkaitan dengan resiko obasitas serta penyakit jantung.

Masih diperlukan banyak studi lebih lanjut untuk meneliti manfaat cuka apel dalam memperbaiki gejala gejala difungsi ereksi serta impotensi.

Resiko terlalu banyak minum cuka apel

1. Memperlambat proses pengososngan perut

Salah satu fungsi cuka apel untuk tubuh adalah mengurangi kadar gula darah dengan cara mengurangi kecepatan makanan meninggalkan perut dan kecepatan makanan memasuki pencernaan bagian bawah. Apabila cuka apel dikonsumsi secara berlebihan maka proses penyerapan makanan jadi lebih lambat.

2. Menyebabkan Gangguan Pencernaan

Cuka apel memiliki sifat asam. Jika mengkonsumsi cuka apel secara berlebihan maka dapat memperparah kondisi penderita asam lambung serta bisa menjadikan mual.

3. Masalah Gigi

Makanan dan minuman asam telah terbukti bisa merusak lapisan enamel pada gigi. Enamel pada gigi yang terus terkikis bisa menyebabkan kerusakan gigi yang llebih parah seperti gigi berlubang.

Mengkonsumsi cuka apel tanpa dilarutkan secara berlebihan dapat membuat efek warna kekuningan pada gigi dan membuat gigi jadi sensitif.

4. Menyebabkan rasa perih pada kerongkongan

Mengkonsumsi cuka apel secara berlebihan juga dapat membuat luka pada kerogkongan. Iritasi pada kerongkongan merupakan salah satu efek samping yang mungkin terjadi dari cuka apel, terutama jika cuka apel digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

Resiko iritasi pada dinding kerongkongan cuka apel dapat dikurangi dengan mencampurkan cuka apel dengan air sebelum diminum agak mencegah dinding kerongkongan menempel langsung dengan sari cuka apel yang pekat.

5. Menurunkan kadar glukosa dalam darah

Konsumsi cuka apel tentunya sangat baik bagi penderita diabetes, karena dapat menurunkan kadar gula darah. Akan tetapi tidak dianjurkan mengkonsumsi cuka apel secara berlebihan, karena beresiko terjadi hipoglikemia (kekurangan gula darah), Mengurangi pasokan gula darah ke otak, pingsan, bahkan bisa menyebabkan koma.

Cara Mengkonsumsi Cuka Apel

Jika anda ingin mengkonsumsi cuka apel maka hal terpenting yang harus diperhatikan adalah cara mengkonsumsinya. Anda tidak dianjurkan mengkonsumsi cuka apel secara langsung tanpa dilarutkan ke dalam air terlebih dahulu.

Cuka apel memiliki sifat asam maka megkonsumsinya haus dilarutkan dengan air terlebih dahulu, jika tidak maka beresiko melukai tenggorokan. Selain itu sifat asamnya juga berbahaya untuk kesehatan gigi karena dapat mengikis lapisan enamel gigi, hal ini dapat menyebabkan gigi menjadi keropos dan berlubang.

Melarutkan cuka apel dengan air setidaknya 1 banding 10. Jika anda ingin mengkonsumsi 1 sendok makan cuka apel maka campurkan dengan 10 sendok makan air putih.

Tidak ada aturan baku mengkonsumsi cuka apel, setidaknya anda konsumsi 1 sampai 2 sendok makan per hari. Biasanya cuka apel dikonsumsi di pagi hari, untuk penderita asam lambung disarankan mengkonsumsi setelah makan.

Setelah mengkonsumsi cuka apel jangan lupa berkumur dengan air untuk menghilangkan asam pada mulut untuk merusak gigi.

Pastikan anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin menggunakan cuka apel sebagai pola makan sehari hari.

Ini cara mengkonsumsi cuka apel agar lebih aman

  • Batas penggunaan cuka apel, mulai dari dosisi yang kecil secara bertahap. Maksimal konsumsi cuka apel 2 sendok (30ml) makan per hari atau disesuaikan dengan toleransi tubuh masing-masing.
  • Agar tidak langsung mengenai gigi, konsumsi cuka apel dengan sedotan.
  • Berkumurlah untuk membersikan mulut dari sisa larutan cuka apel yang dikonsumsi, jika diperlukan, untuk mencegah kerusakan enamel gigi lebih lanjut anda bisa mnyikat gigi setelah 30 menit mengkonsumsi laurtan cuka apel.

Untuk pemesanan anda bisa langsung menghubungi kami melalu WhatsApp di 0812 9118 4163 (klik nomor langsung chat WA)

Tinggalkan komentar