Sembuh dari Gerd dengan Jus dan Enema Kopi

Beberapa hari setelah lebaran saya merasakan seperti ada desakan dari dalam diri untuk membaca kembali beberapa buku kesehatan yang saya miliki. Maka saya ambil acak satu buku dan saya murojaah lagi, membacanya dengan perlahan selembar demi selembar.

Namun Karena bukunya lumayan tebal, kemudian saat itu sedang suasana lebaran, sehingga ada aktifitas silaturahim ke banyak saudara, teman dan handai taulan, maka butuh waktu cukup lama bagi saya menyelesaikan membaca buku tersebut.

Dari apa yang saya baca, Alhamdulillah saya mendapatkan banyak insight. Ini menjawab pertanyaan kenapa banyak teman teman penderita gerd yang mengeluhkan lama sekali sembuhnya, lama sekali terjadi perbaikan pada tubuhnya. Terutama mereka yang sudah kadung parah sakit gerdnya.

Dan memang beberapa hari ini banyak yang menghubungi saya terkait permasalahan diatas. Curhat mengeluhkan lamanya perbaikan, beberapa seakan mulai putus asa, hilang harapan karena kondisinya justru mundur, terasa lebih buruk dari sebelumnya.

Maka saya share sedikit apa yang saya ketahui dan pahami tentang berbagai hal yang membuat perbaikan gerd terasa perlahan a.k.a jalan di tempat atau bahkan mundur.

ASUPAN JUS YANG TERLALU SEDIKIT

Saya kira hal pertama yang harus di evaluasi adalah kuantitas konsumsi jus sayur/buahnya. Saya melihat banyak teman teman ODG (Orang Dengan Gerd) yang konsumsi sayuran dan buahnya (terutama dalam bentuk jus) masih KURANG dari kebutuhan.

Perlu di ingat, orang yang sakit gerd itu kehabisan enzym ditubuhnya, maka cara terbaik untuk menyembuhkannya adalah dengan konsumsi sebanyak mungkin makanan yang mengandung enzym.

Dalam Terapi Gerson, jus buah/sayur dibuat dan diminum sebanyak 13 kali dalam sehari. Jadi diminum tiap jam dengan porsi jus murni (tanpa tambahan air) sebanyak 250ml. Ini diluar menu makanan pokoknya (2-3x sehari). Makanan pokok yang disarankan adalah sup Hipocrates (cara buatnya monggo silakan di gugling sendiri). Sebagai informasi, sup hipocrates ini bermanfaat untuk membersihkan ginjal.

Terapi Gerson adalah terapi penyembuhan penyakit berbasis diet dan nutrisi yang paling ketat, paling sulit, namun memberikan harapan kesembuhan yang paling besar. Ada sekitar 90% lebih (hampir 100%) pasien dengan penyakit berat dan superberat Alhamdulillah sembuh dengan terapi ini.

Kenapa ketat dan sulit? Karena diperlukan semangat dan disiplin yang tinggi untuk membuat jus setiap jamnya, bikin menu makan utama berupa sup hipocrates, harus diet ketat sodium (garam) dan lemak sehingga makan akan terapa ‘ampang’, ‘anyep’, tidak ada rasa enak/gurih dilidah. Itu semua harus dilakukan selama berbulan bulan. Bisa dibayangkan bukan?

Namun bayangkan jika anda sakit kanker (semoga Allah menjaga kita dari penyakit tersebut dan sjenisnya) yang oleh dokter divonis tidak bisa sembuh, dengan sisa umur tinggal beberapa hari/bulan lagi, kualitas hidup juga sangat menurun karena deraan rasa sakit yang amat sangat. Maka melakukan terapi gerson yang memliki harapan sembuh besar dengan penuh keyakinan, tentu memberi anda semangat kuat menjalaninya.

Saya pernah mencoba mempraktekkan terapi ini saat sakit gerd, namun hanya mampu membuat jus sebanyak 10x sehari. Itupun jika tidak ada kegiatan keluar rumah, maka untuk mengimbangi kebutuhannya, porsi jusnya yang sering saya tambah lebih banyak.

Namun Alhamdulillah, meski “hanya” sebanyak itu, namun it works…Saya bisa merasakan perubahan terjadi setiap harinya, dicatat ya : setiap hari…bukan setiap minggu seperti yang biasa saya rasakan sebelumnya. Sensasi psikis dan fisik terasa semakin menurun, semakin soft. Naik turunnya sensasi juga lebih terkendali, lebih tenang menghadapinya.

Saya merasakan ada perubahan yang signifikan setelah menggunakan slow juicer. Sering saya sampaikan secara lisan ke teman teman yang konsultasi tentang gerd, kalau ada uang lebih prioritaskan untuk memiliki juicer ini.

Memang Investasinya agak mahal di awal, namun manfaat yang didapat sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. Lebih irit bahan sehingga menghemat uang, mudah dicuci sehingga menghemat waktu, enzymnya juga lebih segar karena tidak terpapar panas akibat putaran pisau dll.

Namun bagi teman teman yang belum mampu membeli mohon jangan putus semangat 🙏🙏, apapun yang anda punya maka pergunakan seoptimal mungkin untuk menjalani terapinya. Tidak ada rotan akarpun jadi. Allah yang Maha Menyembuhkan akan membantu kita jika kita melakukan ikhtiar terbaik yang kita mampu.

BELUM MELAKUKAN ENEMA KOPI

Meski terkesan remeh, namun enema kopi sebenarnya memiliki manfaat yang luarbiasa dalam membantu memperbaiki kesehatan tubuh.

Banyak orang barangkali hanya menganggap enema kopi sebagai colon cleansing saja, hanya untuk membersihkan usus besar. Sehingga banyak yang menjalaninya tidak dengan serius dan sungguh sungguh. Dilakukan sesempatnya atau beberapa hari sekali saja.

Padahal manfaat utama dari enema kopi adalah membantu kinerja liver agar lebih optimal dalam menyaring dan mengeluarkan toksin dari dalam tubuh.

Kita sama sama paham, fungsi liver adalah menyaring racun di dalam darah. Nah pada saat sakit, berarti ada akumulasi toksin yang sangat banyak didalam tubuh. Maka pada saat kita mulai intens minum jus enzym (sayuran dan buah segar), dengan segera enzym enzym tersebut bekerja dengan cara yang luarbiasa untuk mengangkat dan mengeluarkan toksin yang ada di setiap sel tubuh kita.

Akumulasi toksin yang sedang dibongkar dan dikeluarkan pada saat itu menjadi sangat banyak. Ini membuat berat kerja liver sebagai tokoh utama penyaring toksin. Apalagi akibat pola makan yang buruk sebelumnya membuat saluran empedu yang merupakan saluran pembuangan toksin dari liver ke usus besar menjadi sering macet karena banyak plak kotoran dan lemak. Ini membuat liver tidak mampu menyalurkan racun hasil penyaringan ke usus besar. Maka hal ini bisa membuat kerja liver semakin berat lagi.

Nah fungsi enema kopi yang utama ada di sini. Kafein pada kopi yang dialirkan ke usus besar saat enema kopi (yang ditahan selama 10-15 menit) akan menstimulus saluran empedu untuk melebar kembali, membersihkan saluran empedu dari tumpukan plak dan kotoran lemak. Jika saluran empedu lancar, maka liver akan mudah untuk mengantarkan racun sisa penyaringan menuju usus besar. Dan di usus besar racun akan segera dikeluarkan lewat BAB dengan enema kopi yang rutin, tidak akan di serap lagi.

Maka kerja liver akan meningkat. Salah satu kunci penting kesembuhan (setelah izin dari Allah) adalah kondisi liver anda. Jika liver semakin bagus kinerjanya, maka insyaAllah semakin cepat perbaikan yang dilakuakn oleh tubuh anda, sehingga akan semakin cepat anda sembuh dan sehat kembali.

Menurut dokter Gerson dalam bukunya, penderita kanker yang mengkonsumsi jus dalam jumlah banyak, dengan fungsi penyerapan yang masih buruk dan tingkat akumulasi toksin ditubuh yang sangat tinggi, harus melakukan enema kopi setiap 4 jam agar racun bisa segera dikeluarkan, tidak diserap kembali oleh tubuh.

Untuk teman teman ODG sih, saya hanya menyarankan paling tidak sekali dalam sehari untuk melakukan enema kopi. InsyaAllah aman, jangan takut, saya sudah melakukan enema kopi setiap hari sejak 4 tahun lalu hingga saat ini. Banyak teman teman lain yang sudah melakukan juga. Dan Alhamdulillah, saya benar benar bisa merasakan manfaatnya yang besar untuk menjaga kesehatan.

Related Post

%d blogger menyukai ini: