Bagaimana Cara Menghadapi Gerd

Menghadapi Penyakit Gerd

Paska beberapa tulisan saya tentang GERD dan gluten, banyak sekali pertanyaan via inbok dan WA dari teman-teman penderita gerd yang menanyakan apa saja yang saya lakukan saat masih berjuang menghadapi sakit gerd.

Biasanya saya jawab satu persatu atau saya telpon aja agar tidak terlalu repot saat menjelaskan. Namun sekarang, karena yang bertanya banyak, saya pikir daripada harus menjawab satu persatu, lebih baik saya bikin tulisan tentang apa saja yang pernah saya lakukan saat menjalankan terapi untuk penyembuhan gerd.

Apa yang saya tulis benar benar berdasarkan pengalaman pribadi, sesuai pemahaman saya akan cara kerja tubuh, yang saya dapatkan dari berbagai sumber kesehatan holistik berbasis enzym. Jika sekiranya sesuai dengan pemahaman anda, dan memiliki manfaat bagi anda maka ambillah untuk diterapkan dalam kehidupan anda sehari hari dalam menghadapi gerd.

Namun jika tidak sesuai, cukuplah sebagai tambahan wawasan bagi anda, belajarlah menahan syahwat anda untuk tidak ikutan mengomentari.

Beberapa hal yang saya tulis ini mungkin juga masih perlu di perbaiki agar lebih lengkap. Monggo, silakan para suhu bu Anung Nur Rachmi, mbk Putu S. Kardha dan teman-teman yang merasa punya kiat lainnya, bisa ikut memberi masukan. Kemudian untuk teman-teman yang masih berjuang, saran saya lakukan dengan disiplin dan konsisten, niatkan agar tubuh menjadi sehat (bukan hanya sembuh).

Lalu apa saja yang perlu dilakukan untuk menghadapi GERD?

Pola Makan Food Combining

Saya banyak mengambil manfaat dari pola makan ini, sering mengikuti diskusi dengan para suhu dan senior di grup FCI maupun SdFC. Namun pada prakteknya saya juga mengambil faedah dari berbagai buku yang berbasis konsep Enzym seperti The miracle of Enzym, The miracle of Rawfood, The Gerson Therapy , Pencernaan Sebagai kunci Hidup Sehat -Alice M. sorokie dll.

Lebih sering konsumsi sayuran mentah segar

Sayuran mentah bisa dibikin jus agar secara kuantitas bisa lebih banyak asupannya. Semakin banyak asupan buah dan sayuran segar maka akan semakin bagus untuk perbaikan (dalam rangka mengejar ketertinggalan enzym di dalam tubuh).
Saya bisa minum 3-4 kali jus sayur @250-500 cc (tanpa tambahan air) dari sejak siang hingga menjelang tidur.

Kurangi asupan Protein hewani

Protein hewan lebih berat dicerna oleh tubuh. Pencernaan yang sedang sakit butuh banyak istirahat dari pekerjaan berat seperti mencerna prohew ini. Meminimalisir prohew penting bagi penderita gerd. Jika sangat ingin makan (craving) usahakan makan telor kampung atau ikan saja. Saya pribadi hanya 2 minggu sekali makan ikan, seminggu 1-2 kali makan telor kampung.

Ganti nasi putih dengan nasi merah

Serat yang tinggi pada nasi merah akan sangat membantu mengeluarkan gluten dari dalam tubuh (ingat, gluten yang sudah menempel kuat di lambung dan usus hanya bisa dikeluarkan oleh serat) Menurut dr. Shinya, di bawah mikroskop bentuk serat seperti jaring laba laba, yang akan membawa keluar setiap benda apapun yang dilewatinya.
Nasi merah juga masih mengandung enzym, masih memiliki bakal kecambah. Saya bahkan pernah membuat sendiri kecambah dari beras merah. Ini membuktikan bahwa beras merah adalah makanan “hidup”, masih tinggi enzym, berbeda dengan nasi putih.

Perbanyak asupan air putih

Air adalah sarana transportasi dalam metabolisme tubuh. Air putih sangat membantu tubuh untuk mengeluarkan racun yang sudah dibongkar oleh enzym dari buah dan sayuran. Kekurangan air putih menyebabkan terhambatnya pengeluaran sel sel racun keluar dari tubuh.
Saya sendiri menggunakan air kangen, karena air kangen memiliki beberapa kelebihan dibanding air putih lainnya. Namun insyaallah air apapun bagus selama masih bersih, tinggi mineral, dan ph nya 7 ke atas.

Kurangi penggunaan minyak untuk menggoreng makanan

Minyak jika dipanaskan hingga mendidih akan teroksidasi, sehingga makanan yang digoreng adalah makanan yang teroksidasi, mengandung radikal bebas yang akan memberatkan kerja tubuh. Bagi penderita gerd, makanan seperti ini akan menimbulkan sensasi tidak nyaman di tubuh.
Maka jika membuat lauk usahakan tanpa minyak, bisa dikukus, direbus, dipepes, atau dibikin sop dan lainnya.

Kurangi makanan bersantan

Jika dimakan mentah, santan adalah makanan yang bagus bagi tubuh, banyak mengandung enzym dan berbagai nutrisi penting. Namun jika dipanaskan akan rusak dan justru menjadi toksik bagi tubuh.

Bagi penderita gerd, makanan yang dimasak dengan santan akan menimbulkan sensasi tidak nyaman di perut. Pengalaman saya pribadi, bahkan bisa timbul panic attack setelah memakan makanan bersantan.

Hindari semua makanan pabrikan

Semua makanan pabrikan pasti ada tambahan zat kimia di dalamnya, minimal zat pengawet. Jadi hindari dulu makanan seperti ini selama masih melakukan terapi, meski dilabel ‘makanan sehat’ sekalipun.

Tubuh kita sedang melakukan bersih bersih dari berbagai racun yang ada di tubuh, maka hindari memasukkan bahan kimia sekecil apapun ke dalam tubuh. Ingatlah detoksifikasi paling berat yang dilakukan tubuh adalah saat harus mengeluarkan zat-zat kimia dari sel tubuh kita.

Hindari semua makanan berbasis terigu

Gluten adalah penyebab utama penyakit gerd. Saya yang sudah sembuh total dari gerd bahkan sampai sekarang masih diet gluten. Jadi perhatikan betul poin ini yaa…

Berpuasalah

Puasa adalah terapi terbaik untuk mengembalikan fungsi metabolisme tubuh agar kembali normal. Pada saat berpuasa terjadi proses Autofagi, yaitu proses dimana sel sel tubuh yang rusak, mati atau cacat, yang menjadi penyebab radikal bebas di tubuh, akan dimakan oleh sel-sel tubuh yang sehat yang sedang kelaparan.

Maka semakin sering puasa akan semakin baik bagi tubuh, tubuh akan semakin sehat dan tampak awet muda.
Saya dahulu sering melakukan puasa senin kamis, bahkan saat masih terapi saya sempat melakukan puasa daud selama 3 Bulan. Efeknya akan menjadi lebih nyaman di tubuh, sensasi psikis juga akan semakin ‘soft’ semakin membaik.

Food therapy

Untuk mempercepat proses perbaikan, anda bisa menambahkan tindakan kuratif dengan menggunakan herbal. Pilih herbal yang sesuai dengan konsep enzym, bukan herbal yang dibuat pabrik, juga yang tidak dipanaskan karena akan menghilangkan enzymnya.

Penggunaan herbal Thibbun Nabawy mungkin bisa menjadi pilihan terbaik anda. Pilih saja sesuai keinginan anda, bisa menggunakan Madu, zaitun, Habbatussauda, cuka apel, propolis, vco, temulawak, kunir dan lainnya

Enema Kopi

Satu tindakan preventif (bukan kuratif lho) yang sampai sekarang masih saya lakukan adalah enema kopi. Apakah enema kopi itu? Silakan gugling di internet. Apakah anda takut melakukannya karena ada banyak kontroversi di sana?

Jika anda takut, saya informasikan bahwa saya sudah melakukan enema kopi SETIAP HARI selama lebih dari 3 tahun ini, bahkan terkadang sehari sampai 2x. Alhamdulillah hingga hari ini semakin sehat dan bugar tanpa ada efek buruk apapun.

Olahraga

Anda dapat melakukan olahraga ringan setiap hari, paling bagus pada pagi hari disaat udara masih sejuk dan bersih. Fungsi olahraga adalah membuat peredaran darah menjadi lancar sehingga metabolisme tubuh juga lancar.

Hindari olahraga yang terlalu berat karena justru akan meningkatkan radikal bebas di tubuh. Cukup jalan cepat 20-30 menit, sampai terasa ada keringat di dahi.

Kendalikan pikiran anda, berpikir positiflah

Perasaan yang dialami penderita gerd selalu negatif karena kurangnya produksi hormon bahagia. Maka sadarilah kondisi ini, terimalah dengan penuh lapang dada, berpikirlah positif toh nanti kalau pecernaan sudah membaik, semua perasaan tersebut akan hilang. Bahkan akan berganti perasaan bahagia yang membanjir kuat di hati.

Jangan pernah menghadapi masalah secara langsung saat masih gerd. Cobalah untuk menghindari masalah, bersikap cuek dulu terhadap berbagai masalah yang datang, mental anda belum siap. Carilah kenyamanan pikiran dulu, percayalah setelah sembuh maka semua yang anda rasakan akan kembali normal, mental sudah siap menghadapi kembali berbagai masalah kehidupan.

Seringlah keluar rumah, cari berbagai kegiatan yang mengasyikkan agar bisa melupakan sensasi negatif pada fisik dan psikis. Bergembiralah…Saya dulu berkebun, bersepeda, menulis, jalan jalan ke sawah, ke sungai dan berbagai tempat alami lainnya.

Dan yang paling penting banyaklah berdoa, mendekatlah kepada Allah ta’ala Sang Pemberi Kesembuhan

Ketenangan jiwa, kekuatan iman atau kedekatan spiritual dengan Sang Pencipta akan meledakkan produksi enzym tubuh hingga ribuan bahkan jutaan kali lipat. Maka mulailah membangun hubungan yang dekat dengan Allah. Lebih seringlah berdoa terutama di waktu-waktu yang mustajab. Perbanyak ibadah-ibadah nafilah seperti membaca Al quran, sholat malam, dan lainnya.

Catatan penting :
Makanlah dengan gembira

Lakukan pola makannya dengan hati yang riang. Mungkin sebagian dari anda merasakan berat menjalani pola makannya, merasa tersiksa karena terbiasa makan enak. Maka rubah mindset, makanlah untuk memenuhi kebutuhan tubuh bukan kesenangan lidah, mungkin tidak enak dan terasa menyiksa di awal namun sadarilah terlalu lama sakit gerd lebih tidak enak dan sangat menyiksa, sedangkan sembuh dari gerd itu luarbiasa nikmat, sangat membahagiakan, bagai sebuah kehidupan baru yang menyenangkan.

Pahami juga penyakitnya. Di awal mulai mengasup sayuran segar dan buah dalam jumlah banyak, maka akan terjadi proses detoksifikasi. It works… Sayur dan buah adalah obat terbaik bagi tubuh, Enzym yang terkandung pada sayuran dan buah akan langsung bekerja untuk mengeluarkan toksin ditubuh sampai tingkat sel.

Butuh waktu agak lama agar proses detoks sampai tingkat sel, tergantung jumlah asupan enzym dan tingkat keparahan penyakit.

Proses detoksifikasi ditandai dengan berbagai sensasi yang tidak nyaman baik di fisik maupun psikis. Terkadang terasa penyakit malah semakin memburuk. Namun yakinlah itu adalah efek positif, setelah semua proses berat itu berakhir tubuh akan semakin nyaman, pikiran akan semakin tenang.

Akhirnya saya berdoa kepada Allah Ta’ala, Semoga Allah memudahkan urusan kita semua…bagi teman teman yang masih berjuang untuk sembuh, semoga segera diberikan Allah kesembuhan, diampuni dosa-dosanya dengan sakit tersebut, mendapatkan pahala yang banyak atas kesabarannya, sehingga kelak menjadi pribadi yang lebih sholeh setelah sehat hingga akhir hayatnya. Aamiin.

 

Baca Selanjutnya : Sharing Buat Yang Sakit GERD

By. Amirudin Sadja

Related Post

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: